6 bulan ke atas
Bubur ayam wortel
- Bubur beras 50 g
- Daging ayam matang 20 g
- Wortel rebus 20 g
- Unsalted butter 3 g
Menu dasar yang mudah dibuat lembut dan bisa dinaikkan teksturnya bertahap.
Koleksi resep MPASI bergizi seimbang untuk pemenuhan energi, protein hewani, zat besi, dan lemak harian anak.
Menu MPASI tinggi protein sering dicari orang tua saat ingin menyusun resep rumahan dari ayam, daging, telur, hati, atau ikan. Cek otomatis perkiraan gizinya agar porsi lebih mudah dipahami.
6 bulan ke atas
Menu dasar yang mudah dibuat lembut dan bisa dinaikkan teksturnya bertahap.
7 bulan ke atas
Cocok untuk variasi protein hewani dan zat besi.
6 bulan ke atas
Gunakan sebagai variasi, tidak harus setiap hari.
8 bulan ke atas
Perhatikan garam dari keju dan sesuaikan porsi kecil dulu.
7 bulan ke atas
Pastikan duri ikan sudah dibersihkan dengan teliti.
8 bulan ke atas
Bisa menjadi variasi protein nabati, tetap lihat toleransi bayi.
7 bulan ke atas
Menu ikan lokal dengan sayur hijau lembut dan gram yang mudah disesuaikan.
8 bulan ke atas
Inspirasi nasi tim ikan gabus dengan sayur lembut untuk variasi protein hewani.
10 bulan ke atas
Pilihan menu naik tekstur saat bayi mulai terbiasa dengan potongan kecil dan bahan lebih bervariasi.
9 bulan ke atas
Variasi karbohidrat non-nasi dengan telur puyuh dan wortel lembut.
10 bulan ke atas
Menu ikan lokal dengan sayur hijau, cocok untuk variasi setelah bayi naik tekstur.
9 bulan ke atas
Pilihan protein nabati dengan tekstur lembut dan rasa ringan.
8 bulan ke atas
Variasi protein nabati dari kedelai rebus dengan labu yang lembut.
Resep di halaman ini hanya contoh awal. Untuk hasil yang lebih pas, masukkan umur bayi, pola ASI, jumlah makan, lalu sesuaikan bahan di Kalkulator MPASI gratis dan otomatis.
FAQ & Panduan Menu
Protein hewani mengandung Asam Amino Esensial lengkap dengan daya cerna (skor DIAAS) di atas 100%. Asam amino esensial ini secara biologis merangsang hormon pertumbuhan IGF-1 di lempeng tulang panjang anak.
Pilihan lokal terbaik dan terjangkau meliputi telur ayam, hati ayam (sumber zat besi heme no. 1), ikan kembung (kaya omega-3 & DHA melebihi salmon), ikan lele/patin, dan daging sapi giling.
Double Prohe adalah pemberian dua jenis protein hewani yang berbeda dalam satu waktu makan, misalnya telur ayam dikombinasikan dengan ikan kembung atau hati ayam. Metode ini efektif memperkaya variasi asam amino dan zat besi.
Protein nabati bukan komponen wajib utama karena tidak memiliki asam amino esensial selengkap hewani. Namun tahu dan tempe sangat baik sebagai variasi rasa, serat pangan, dan kalsium pendamping.
Sebagai panduan kasar: usia 6–8 bulan membutuhkan sekitar 20–30 gram daging/ikan/hati atau 1/2 butir telur per makan. Usia 9–11 bulan sekitar 30–40 gram atau 1 butir telur utuh. Usia 12 bulan ke atas sekitar 40–50 gram per makan.
Komentar Artikel
Tulis saran seperti: "Tolong tambahin bahan X dong, anakku doyan banget X."
Komentar sedang dimuat.