Kartu Catatan Imunisasi Anak (Jadwal Resmi IDAI)
Tanggal Lahir: 2026-04-29 ยท Progres: 0 dari 24 Vaksin Selesai (0%) ยท ibumpasi.web.id
Lampiran Buku KIA
29 Oktober 2026
Usia 6 bln โ ada 16 vaksin bulan lalu yang belum dicentang:
Usia 9 Bulan
Diberikan < 24 jam setelah lahir
Diberikan saat lahir / sebelum pulang
Mencegah TBC berat & meningitis TB
Difteri, Tetanus, Batuk Rejan, Hep B, Hib
Tetes / Suntik Polio
Mencegah Radang Paru (Pneumonia)
Tetes cegah diare berat
Dosis kedua
Dosis kedua
Dosis ketiga
Polio Suntik
Dosis kedua
Dosis kedua
Dosis ketiga
Dosis ketiga (Pentavalent)
Dosis pertama (diulang tiap thn)
Mencegah campak & rubella
Booster pelindung paru
Dosis pertama
Dosis pertama
Booster usia 18 bulan
Booster Campak Rubella
Dosis kedua (jarak 6 bulan)
Mencegah Demam Tifoid / Tipes
Kalkulator Terkait Kesehatan & Posyandu
Panduan Jadwal Imunisasi Bayi dan Anak Menurut Rekomendasi IDAI Terbaru
Imunisasi adalah langkah perlindungan medis paling ampuh untuk mencegah Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I) seperti Tuberkulosis, Difteri, Tetanus, Pertusis, Polio, Hepatitis B, Pneumonia akibat PCV, Diare Rotavirus, hingga Campak & Rubella.
๐ก๏ธ Imunisasi Wajib Pemerintah (Program Nasional):
- Usia 0 Bulan: Hepatitis B (HB-0), Polio Tetes (OPV-0)
- Usia 1 Bulan: BCG (mencegah TB paru & otak)
- Usia 2, 3, 4 Bulan: DPT-HB-Hib 1, 2, 3 & Polio (OPV / IPV)
- Usia 2, 4, 6 Bulan: PCV 1, 2, 3 & Rotavirus
- Usia 9 Bulan: MR / Campak Rubella 1
- Usia 18 Bulan: Booster DPT-HB-Hib & MR 2
๐ Imunisasi Tambahan/Rekomendasi IDAI:
- Usia 6 Bulan+: Influenza (Ulangan setiap tahun)
- Usia 12 Bulan+: Varicella (Cacar Air) & Hepatitis A
- Usia 24 Bulan+: Tifoid (Ulangan setiap 3 tahun)
- Dengue & JEV: Untuk area endemis sesuai saran Sp.A
๐ก Tips Jika Terlambat / Catch-Up Immunization:
Jika jadwal vaksin si kecil terlewat (misal karena sakit atau hal lain), tidak perlu mengulang dari awal. Segera konsultasikan ke dokter anak atau puskesmas terdekat untuk melakukan imunisasi kejaran (Catch-up immunization).
FAQ & Panduan Vaksinasi
Tanya Jawab Seputar Imunisasi Bayi IDAI
Bagaimana jika jadwal vaksin bayi terlambat atau terlewat?โผ
Tidak perlu mengulang jadwal dari dosis pertama! Menurut panduan IDAI, terapkan imunisasi kejaran (Catch-Up Immunization). Cukup berikan vaksin yang terlewat sesegera mungkin saat anak sehat, lalu lanjutkan dosis berikutnya dengan memperhatikan jarak interval minimal.
Bolehkah bayi divaksinasi saat sedang batuk, pilek ringan, atau tumbuh gigi?โผ
Sangat boleh. Batuk pilek ringan tanpa demam tinggi (suhu <38ยฐC), tumbuh gigi, atau diare ringan bukan kontraindikasi vaksinasi. Bayi tetap dapat membentuk antibodi secara efektif. Vaksinasi hanya ditunda bila anak mengalami demam tinggi atau sakit berat.
Mengapa vaksin PCV dan Rotavirus sekarang masuk program wajib nasional?โผ
Pneumokokus (PCV) adalah pemicu utama radang paru-paru fatal (pneumonia) dan radang selaput otak (meningitis), sedangkan Rotavirus adalah penyebab nomor satu diare dehidrasi berat pada balita. Kemenkes RI kini menyediakan kedua vaksin ini secara gratis di Puskesmas dan Posyandu.
Apa saja Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang wajar dan cara menanganinya?โผ
Reaksi wajar meliputi demam ringan 1-2 hari pasca DPT/PCV, bengkak/kemerahan di paha bekas suntikan, dan sedikit rewel. Penanganannya: kompres dingin/hangat pada bekas suntikan, susui lebih sering, gunakan baju tipis menyerap keringat, dan berikan parasetamol drop sesuai dosis dokter anak jika demam โฅ38ยฐC.
Apakah aman memberikan beberapa suntikan vaksin sekaligus dalam satu hari?โผ
Sangat aman dan direkomendasikan secara medis. Memberikan beberapa vaksin sekaligus (misalnya DPT di paha kanan dan PCV di paha kiri) tidak membebani sistem imun, tidak meningkatkan keparahan demam, serta melindungi anak dari berbagai infeksi berbahaya lebih cepat tanpa perlu berulang kali ke faskes.
Komentar Halaman
Masukan dari orang tua
Tulis saran seperti: "Tolong tambahin bahan X dong, anakku doyan banget X."
Daftar komentar
Komentar sedang dimuat.