Langsung ke konten
IbuMPASI
Total Progres Imunisasi IDAI:0%
โœ… 0 selesaiโณ 24 belum diberikan
๐Ÿ“ Catat Jurnal
โš ๏ธPerlu Dikejar / Catch-Up (16 Vaksin)

Usia 6 bln โ€” ada 16 vaksin bulan lalu yang belum dicentang:

Hepatitis B (HB-0)(0bln)Polio Tetes (OPV-0)(0bln)BCG(1bln)DTP - HB - Hib 1 (Pentabio/Hexaxim)(2bln)
๐Ÿ“… Jadwal Vaksin Berikutnya29 Jan 2027

Usia 9 Bulan

MR / Campak Rubella 1Wajib
Filter:
Lahir (0 Bulan)๐Ÿ—“๏ธ 29 Apr 2026
Hepatitis B (HB-0)Wajib

Diberikan < 24 jam setelah lahir

Polio Tetes (OPV-0)Wajib

Diberikan saat lahir / sebelum pulang

Usia 1 Bulan๐Ÿ—“๏ธ 29 Mei 2026
BCGWajib

Mencegah TBC berat & meningitis TB

Usia 2 Bulan๐Ÿ—“๏ธ 29 Jun 2026
DTP - HB - Hib 1 (Pentabio/Hexaxim)Wajib

Difteri, Tetanus, Batuk Rejan, Hep B, Hib

Polio 1 (OPV/IPV)Wajib

Tetes / Suntik Polio

PCV 1Wajib

Mencegah Radang Paru (Pneumonia)

Rotavirus 1Anjuran

Tetes cegah diare berat

Usia 3 Bulan๐Ÿ—“๏ธ 29 Jul 2026
DTP - HB - Hib 2Wajib

Dosis kedua

Polio 2Wajib

Dosis kedua

Usia 4 Bulan๐Ÿ—“๏ธ 29 Agu 2026
DTP - HB - Hib 3Wajib

Dosis ketiga

Polio 3 / IPV 1Wajib

Polio Suntik

PCV 2Wajib

Dosis kedua

Rotavirus 2Anjuran

Dosis kedua

Usia 6 Bulan๐Ÿ—“๏ธ 29 Okt 2026
PCV 3Wajib

Dosis ketiga

Rotavirus 3Anjuran

Dosis ketiga (Pentavalent)

Influenza 1Anjuran

Dosis pertama (diulang tiap thn)

Usia 9 Bulan๐Ÿ—“๏ธ 29 Jan 2027
MR / Campak Rubella 1Wajib

Mencegah campak & rubella

Usia 12 Bulan๐Ÿ—“๏ธ 29 Apr 2027
PCV BoosterWajib

Booster pelindung paru

Varicella (Cacar Air)Anjuran

Dosis pertama

Hepatitis A 1Anjuran

Dosis pertama

Usia 18 Bulan๐Ÿ—“๏ธ 29 Okt 2027
DTP - HB - Hib BoosterWajib

Booster usia 18 bulan

MR / MMR 2Wajib

Booster Campak Rubella

Hepatitis A 2Anjuran

Dosis kedua (jarak 6 bulan)

Usia 24 Bulan๐Ÿ—“๏ธ 29 Apr 2028
Tifoid 1Anjuran

Mencegah Demam Tifoid / Tipes

Panduan Jadwal Imunisasi Bayi dan Anak Menurut Rekomendasi IDAI Terbaru

Imunisasi adalah langkah perlindungan medis paling ampuh untuk mencegah Penyakit yang Dapat Dicegah Dengan Imunisasi (PD3I) seperti Tuberkulosis, Difteri, Tetanus, Pertusis, Polio, Hepatitis B, Pneumonia akibat PCV, Diare Rotavirus, hingga Campak & Rubella.

๐Ÿ›ก๏ธ Imunisasi Wajib Pemerintah (Program Nasional):

  • Usia 0 Bulan: Hepatitis B (HB-0), Polio Tetes (OPV-0)
  • Usia 1 Bulan: BCG (mencegah TB paru & otak)
  • Usia 2, 3, 4 Bulan: DPT-HB-Hib 1, 2, 3 & Polio (OPV / IPV)
  • Usia 2, 4, 6 Bulan: PCV 1, 2, 3 & Rotavirus
  • Usia 9 Bulan: MR / Campak Rubella 1
  • Usia 18 Bulan: Booster DPT-HB-Hib & MR 2

๐Ÿ’œ Imunisasi Tambahan/Rekomendasi IDAI:

  • Usia 6 Bulan+: Influenza (Ulangan setiap tahun)
  • Usia 12 Bulan+: Varicella (Cacar Air) & Hepatitis A
  • Usia 24 Bulan+: Tifoid (Ulangan setiap 3 tahun)
  • Dengue & JEV: Untuk area endemis sesuai saran Sp.A

๐Ÿ’ก Tips Jika Terlambat / Catch-Up Immunization:

Jika jadwal vaksin si kecil terlewat (misal karena sakit atau hal lain), tidak perlu mengulang dari awal. Segera konsultasikan ke dokter anak atau puskesmas terdekat untuk melakukan imunisasi kejaran (Catch-up immunization).

FAQ & Panduan Vaksinasi

Tanya Jawab Seputar Imunisasi Bayi IDAI

Bagaimana jika jadwal vaksin bayi terlambat atau terlewat?โ–ผ

Tidak perlu mengulang jadwal dari dosis pertama! Menurut panduan IDAI, terapkan imunisasi kejaran (Catch-Up Immunization). Cukup berikan vaksin yang terlewat sesegera mungkin saat anak sehat, lalu lanjutkan dosis berikutnya dengan memperhatikan jarak interval minimal.

Bolehkah bayi divaksinasi saat sedang batuk, pilek ringan, atau tumbuh gigi?โ–ผ

Sangat boleh. Batuk pilek ringan tanpa demam tinggi (suhu <38ยฐC), tumbuh gigi, atau diare ringan bukan kontraindikasi vaksinasi. Bayi tetap dapat membentuk antibodi secara efektif. Vaksinasi hanya ditunda bila anak mengalami demam tinggi atau sakit berat.

Mengapa vaksin PCV dan Rotavirus sekarang masuk program wajib nasional?โ–ผ

Pneumokokus (PCV) adalah pemicu utama radang paru-paru fatal (pneumonia) dan radang selaput otak (meningitis), sedangkan Rotavirus adalah penyebab nomor satu diare dehidrasi berat pada balita. Kemenkes RI kini menyediakan kedua vaksin ini secara gratis di Puskesmas dan Posyandu.

Apa saja Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI) yang wajar dan cara menanganinya?โ–ผ

Reaksi wajar meliputi demam ringan 1-2 hari pasca DPT/PCV, bengkak/kemerahan di paha bekas suntikan, dan sedikit rewel. Penanganannya: kompres dingin/hangat pada bekas suntikan, susui lebih sering, gunakan baju tipis menyerap keringat, dan berikan parasetamol drop sesuai dosis dokter anak jika demam โ‰ฅ38ยฐC.

Apakah aman memberikan beberapa suntikan vaksin sekaligus dalam satu hari?โ–ผ

Sangat aman dan direkomendasikan secara medis. Memberikan beberapa vaksin sekaligus (misalnya DPT di paha kanan dan PCV di paha kiri) tidak membebani sistem imun, tidak meningkatkan keparahan demam, serta melindungi anak dari berbagai infeksi berbahaya lebih cepat tanpa perlu berulang kali ke faskes.

Komentar Halaman

Masukan dari orang tua

Tulis saran seperti: "Tolong tambahin bahan X dong, anakku doyan banget X."

Daftar komentar

Komentar sedang dimuat.