Frekuensi makan
Pada usia 10 bulan, bayi umumnya makin terbiasa dengan pola makan utama dan selingan. Jumlah makan tetap bisa diubah agar target per porsi otomatis menyesuaikan rutinitas bayi.
Kalkulator MPASI 10 bulan
Gunakan halaman ini untuk mulai menghitung kebutuhan MPASI bayi 10 bulan. IbuMPASI membantu memperkirakan target AKG, kontribusi ASI, protein, energi, zat besi, zinc, dan gizi resep per porsi secara mudah.
Pada usia 10 bulan, bayi umumnya makin terbiasa dengan pola makan utama dan selingan. Jumlah makan tetap bisa diubah agar target per porsi otomatis menyesuaikan rutinitas bayi.
Tekstur bisa dinaikkan bertahap menjadi cincang, lembek, atau finger food lunak sesuai kemampuan mengunyah dan menelan bayi.
Energi, protein, lemak, zat besi, zinc, dan variasi bahan tetap penting karena bayi makin aktif dan kebutuhan makan hariannya bertambah.
Berikut beberapa contoh menu MPASI bergizi yang cocok untuk bayi usia 10 bulan. Anda bisa membukanya langsung di kalkulator untuk mengecek kecukupan gizinya.
8 bulan ke atas
Perhatikan garam dari keju dan sesuaikan porsi kecil dulu.
8 bulan ke atas
Bisa menjadi variasi protein nabati, tetap lihat toleransi bayi.
8 bulan ke atas
Inspirasi nasi tim ikan gabus dengan sayur lembut untuk variasi protein hewani.
10 bulan ke atas
Pilihan menu naik tekstur saat bayi mulai terbiasa dengan potongan kecil dan bahan lebih bervariasi.
Rumus dasarnya adalah target MPASI per porsi = (AKG harian - estimasi kontribusi ASI) / jumlah makan. Setelah itu, kandungan gizi bahan makanan dihitung berdasarkan gram yang dimasukkan.
Untuk hasil yang lebih praktis, buka kalkulator lalu pilih bahan seperti nasi, bubur beras, ayam, telur, ikan, hati ayam, tahu, tempe, labu, wortel, bayam, brokoli, alpukat, atau minyak tambahan.
Catatan
Hasil kalkulator adalah estimasi bantu. Untuk bayi dengan alergi, lahir prematur, gangguan tumbuh, atau kebutuhan menu khusus, konsultasikan dengan dokter anak, bidan, atau ahli gizi.