IbuMPASI

tempe untuk mpasi

Tempe untuk MPASI

Tempe bisa menjadi variasi protein nabati untuk MPASI. Teksturnya perlu dibuat lembut dan sebaiknya tetap dipadukan dengan sumber protein hewani atau bahan lain yang kaya zat besi.

Ditulis 28 Mei 2026Diedit 28 Mei 2026Oleh Hanif Baskoro dan Tim IbuMPASI
Ilustrasi tempe sebagai protein nabati untuk MPASI
Sumber gambar: IbuMPASI oleh IbuMPASI. Lisensi: Ilustrasi orisinal IbuMPASI.

Ringkasan praktis

Gunakan tempe sebagai variasi, lalu cek apakah protein, energi, dan zat besi menu sudah mendekati target.

Coba di Kalkulator MPASI

Tempe sebagai protein nabati

Tempe mudah ditemukan di Indonesia dan punya rasa yang familiar untuk keluarga. Dalam MPASI, tempe bisa membantu variasi protein dan energi.

Namun protein nabati tidak harus menggantikan protein hewani sepenuhnya. Menu bayi tetap lebih aman disusun bervariasi.

Cara membuat tekstur nyaman

Tempe perlu dimasak matang dan dihancurkan halus atau dicincang kecil sesuai usia. Untuk bayi yang baru mulai, campur dengan bubur atau kuah agar tidak terlalu kering.

Jika bayi sensitif dengan tekstur tempe, mulai dari jumlah kecil dan campur dengan bahan yang lebih lembut seperti labu atau nasi tim.

Ide kombinasi

Tempe bisa dipadukan dengan tahu, santan, nasi, bayam, labu siam, atau wortel. Kombinasi ini membuat rasa lebih gurih dan tekstur lebih mudah diterima.

Cek ulang di kalkulator karena tempe punya protein dan lemak yang cukup berarti, sehingga gram kecil pun dapat memengaruhi skor menu.

Lanjut baca

Halaman yang nyambung dengan topik ini

Referensi

  1. WHO Guideline for complementary feeding of infants and young children 6-23 months of age. World Health Organization, 2023: rujukan umum prinsip MPASI, variasi makanan, keamanan, dan feeding responsif.
  2. UNICEF: Feeding your baby 6-12 months. UNICEF Parenting: ringkasan praktis tentang frekuensi makan, tekstur, dan tanda lapar atau kenyang bayi.
  3. Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 28 Tahun 2019 tentang Angka Kecukupan Gizi. Kementerian Kesehatan RI, 2019: acuan AKG yang dipakai sebagai dasar target harian di IbuMPASI.
  4. Buku Saku Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA). Kementerian Kesehatan RI: rujukan praktis konseling PMBA untuk tenaga kesehatan dan kader.
  5. Tabel Komposisi Pangan Indonesia. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia: rujukan komposisi pangan lokal untuk beberapa bahan MPASI.
  6. USDA FoodData Central. U.S. Department of Agriculture, Agricultural Research Service: rujukan komposisi pangan per bahan.

Hitung otomatis

Cek bahan dan gram MPASI di kalkulator

Setelah membaca panduan, masukkan bahan yang ada di rumah. IbuMPASI akan membantu menghitung estimasi target per porsi secara gratis dan otomatis.

Komentar Artikel

Masukan dari orang tua

Tulis saran seperti: "Tolong tambahin bahan X dong, anakku doyan banget X."

Daftar komentar

Komentar sedang dimuat.