Isu terkini MPASI
Susu Formula di Program MBG: Apa yang Perlu Dipahami Orang Tua Bayi MPASI?
Isu susu formula dalam Program Makan Bergizi Gratis atau MBG sempat ramai dibicarakan orang tua. Artikel ini merangkum posisi besarnya dengan bahasa yang mudah: apa bedanya bayi 0-6 bulan, bayi MPASI 6-12 bulan, ASI, formula, dan makanan pendamping.
Ringkasnya
- BGN menyatakan tidak ada pembagian formula bayi secara massal untuk bayi 0-6 bulan dalam MBG.[1]
- ASI eksklusif 6 bulan tetap menjadi prinsip utama yang banyak dipakai dalam rujukan kesehatan anak.[2]
- Mulai sekitar 6 bulan, bayi perlu MPASI yang aman dan padat gizi karena susu saja tidak lagi cukup untuk semua kebutuhan.[3]
- Formula atau produk khusus sebaiknya dibicarakan dengan tenaga kesehatan, terutama jika ada kondisi medis, masalah tumbuh kembang, atau kendala menyusui.
Apa yang sebenarnya ramai?
Perbincangan publik muncul karena ada kekhawatiran bahwa susu formula akan dibagikan secara bebas dalam program MBG. Dalam siaran pers 22 Mei 2026, BGN meluruskan bahwa untuk bayi usia 0-6 bulan tidak ada intervensi formula bayi dalam MBG. BGN juga menyebut bahwa produk tertentu hanya menjadi opsi intervensi gizi pada kasus tertentu dengan kriteria teknis dan indikasi medis.[1]
Bagi orang tua, poin pentingnya bukan sekadar memilih pro atau kontra susu. Yang lebih penting adalah memahami usia bayi, kondisi kesehatan, pola menyusui, dan kebutuhan MPASI secara terpisah.
Bayi 0-6 bulan berbeda dengan bayi MPASI
Pada bayi 0-6 bulan, rujukan umum WHO menekankan ASI eksklusif bila memungkinkan. Artinya, keputusan memberi susu formula tidak seharusnya dibuat karena tren, hadiah, promosi, atau ikut-ikutan, melainkan berdasarkan kebutuhan bayi dan arahan tenaga kesehatan.[2]
Pada bayi 6-12 bulan, konteksnya berubah. ASI masih penting, tetapi bayi juga mulai membutuhkan makanan pendamping. UNICEF menjelaskan bahwa pada usia 6 bulan, ASI tetap vital, namun tidak lagi cukup sendiri untuk memenuhi seluruh kebutuhan bayi.[4]
MPASI bukan pengganti ASI
Istilah MPASI sering membuat orang tua merasa bahwa makanan harus langsung menggantikan susu. Padahal, makanan pendamping berarti melengkapi. Pada fase ini, bayi belajar tekstur, rasa, dan keterampilan makan, sambil tetap mendapatkan ASI atau susu sesuai kondisi masing-masing.
Karena itu, saat membaca isu MBG dan susu, orang tua tetap perlu kembali ke pertanyaan praktis: bayi sudah usia berapa, sudah mulai makan atau belum, berat badan dan pertumbuhannya bagaimana, serta apakah ada catatan dokter.
Checklist untuk orang tua
- Untuk bayi di bawah 6 bulan, diskusikan kendala menyusui atau kebutuhan formula dengan dokter, bidan, atau konselor laktasi.
- Untuk bayi mulai 6 bulan, fokuskan energi pada MPASI yang aman, bersih, cukup kental, dan padat gizi.
- Jangan membaca satu produk susu sebagai solusi tunggal untuk semua masalah makan bayi.
- Jika bayi sulit naik berat badan, sering muntah, diare, alergi, atau lahir prematur, minta evaluasi tenaga kesehatan.
Lalu apa yang bisa dihitung di IbuMPASI?
IbuMPASI tidak menghitung kebutuhan susu formula. Fokusnya adalah membantu orang tua memperkirakan target MPASI per porsi dari umur bayi, pola ASI, jumlah makan, dan bahan makanan yang dipakai di rumah.
Kalau bayi sudah mulai makan, kamu bisa mencoba Kalkulator MPASI gratis. Masukkan umur, pola ASI, dan bahan seperti nasi, ayam, telur, daging, ikan, tahu, tempe, sayur, atau lemak tambahan. Hasilnya otomatis menampilkan estimasi energi, protein, lemak, karbohidrat, vitamin, dan mineral.
Catatan penting
Artikel ini bersifat edukatif dan bukan pengganti konsultasi dokter anak, bidan, konselor laktasi, atau ahli gizi. Keputusan tentang ASI, formula, dan intervensi gizi bayi perlu mempertimbangkan kondisi bayi dan ibu.
Referensi
Rujukan dipilih dari sumber resmi BGN, WHO, dan UNICEF agar pembahasan isu terkini tetap terikat pada prinsip gizi bayi.
- [1] BGN Tegaskan Tidak Ada Intervensi Formula Bayi dalam Program MBG. Badan Gizi Nasional, siaran pers 22 Mei 2026: BGN menyatakan tidak ada intervensi formula bayi untuk usia 0-6 bulan dalam MBG dan penggunaan produk tertentu harus berdasarkan kriteria teknis serta indikasi medis.
- [2] Infant and young child feeding. World Health Organization: ASI eksklusif dianjurkan selama 6 bulan, lalu makanan pendamping yang aman dan sesuai diberikan sambil menyusui dilanjutkan.
- [3] WHO Guideline for complementary feeding of infants and young children 6-23 months of age. World Health Organization, 2023: complementary feeding adalah pemberian makanan selain susu saat ASI atau susu formula saja tidak lagi cukup memenuhi kebutuhan gizi.
- [4] Feeding your baby: 6-12 months. UNICEF Parenting: pada usia 6 bulan, ASI masih menjadi sumber nutrisi penting, tetapi tidak cukup sendiri sehingga bayi perlu mulai dikenalkan makanan pendamping.