IbuMPASI

alergi mpasi

Alergi MPASI: Telur, Ikan, dan Kacang

Telur, ikan, seafood, kacang, dan susu adalah bahan yang sering membuat orang tua berhati-hati. Bahan ini bisa bernutrisi baik, tetapi perlu diperkenalkan dengan cara yang tenang dan bertahap.

Ditulis 2 Juni 2026Diedit 2 Juni 2026Oleh Hanif Baskoro dan Tim IbuMPASI
Ilustrasi bahan MPASI yang perlu diperkenalkan bertahap seperti telur, ikan, dan kacang
Sumber gambar: IbuMPASI oleh IbuMPASI. Lisensi: Ilustrasi orisinal IbuMPASI.

Ringkasan praktis

Perkenalkan bahan baru satu per satu, pakai jumlah kecil, masak matang, dan pantau reaksi. Jika ada riwayat alergi berat, konsultasikan dulu.

Coba di Kalkulator MPASI

Kenalkan bahan baru dengan teratur

Saat mengenalkan bahan yang berpotensi alergi, jangan mencampur terlalu banyak bahan baru sekaligus. Ini membuat orang tua lebih mudah membaca reaksi bayi.

Reaksi yang perlu diperhatikan antara lain ruam, bengkak, muntah, diare, batuk, sesak, atau bayi tampak sangat tidak nyaman setelah makan.

Bahan yang sering ditanyakan

Telur, ikan, udang, kacang tanah halus, kedelai, dan dairy seperti yogurt plain sering ditanyakan. Semuanya perlu disesuaikan dengan usia, kesiapan makan, riwayat keluarga, dan arahan tenaga kesehatan bila ada risiko.

Kacang tidak boleh diberikan dalam bentuk utuh karena risiko tersedak. Gunakan bentuk sangat halus dan jumlah kecil.

Tetap cek nilai gizi

Setelah bahan cocok, masukkan gramnya ke kalkulator. Telur, ikan, kacang, dan dairy bisa memengaruhi protein, lemak, mineral, serta total energi.

Catatan alergi tidak menggantikan saran dokter. Jika pernah ada reaksi berat, jangan eksperimen sendiri.

Lanjut baca

Halaman yang nyambung dengan topik ini

Referensi

  1. WHO Guideline for complementary feeding of infants and young children 6-23 months of age. World Health Organization, 2023: rujukan umum prinsip MPASI, variasi makanan, keamanan, dan feeding responsif.
  2. UNICEF: Feeding your baby 6-12 months. UNICEF Parenting: ringkasan praktis tentang frekuensi makan, tekstur, dan tanda lapar atau kenyang bayi.
  3. Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 28 Tahun 2019 tentang Angka Kecukupan Gizi. Kementerian Kesehatan RI, 2019: acuan AKG yang dipakai sebagai dasar target harian di IbuMPASI.
  4. Buku Saku Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA). Kementerian Kesehatan RI: rujukan praktis konseling PMBA untuk tenaga kesehatan dan kader.
  5. Tabel Komposisi Pangan Indonesia. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia: rujukan komposisi pangan lokal untuk beberapa bahan MPASI.
  6. USDA FoodData Central. U.S. Department of Agriculture, Agricultural Research Service: rujukan komposisi pangan per bahan.

Hitung otomatis

Cek bahan dan gram MPASI di kalkulator

Setelah membaca panduan, masukkan bahan yang ada di rumah. IbuMPASI akan membantu menghitung estimasi target per porsi secara gratis dan otomatis.

Komentar Artikel

Masukan dari orang tua

Tulis saran seperti: "Tolong tambahin bahan X dong, anakku doyan banget X."

Daftar komentar

Komentar sedang dimuat.