IbuMPASI

zat besi mpasi

Zat Besi MPASI Bayi

Setelah 6 bulan, zat besi menjadi salah satu nutrisi yang sering diperhatikan dalam MPASI. Bahan seperti daging, hati, ikan, telur, tahu, tempe, dan kacang bisa membantu, tetapi porsinya tetap perlu dilihat.

Ditulis 28 Mei 2026Diedit 28 Mei 2026Oleh Hanif Baskoro dan Tim IbuMPASI
Ilustrasi bahan sumber zat besi untuk MPASI bayi
Sumber gambar: IbuMPASI oleh IbuMPASI. Lisensi: Ilustrasi orisinal IbuMPASI.

Ringkasan praktis

Gunakan artikel ini untuk memilih bahan tinggi zat besi, lalu cek otomatis di kalkulator karena total zat besi dipengaruhi gram dan bahan lain.

Coba di Kalkulator MPASI

Kenapa zat besi sering dibahas

Bayi lahir dengan cadangan zat besi, tetapi cadangan itu tidak selamanya cukup. Saat MPASI dimulai, makanan mulai ikut berperan dalam membantu memenuhi zat besi harian.

Zat besi tidak berdiri sendiri. Menu tetap perlu energi dan protein yang cukup agar bayi bisa makan dengan nyaman dan tumbuh sesuai pemantauan tenaga kesehatan.

Bahan sumber zat besi

Sumber hewani seperti daging, hati, dan ikan biasanya menjadi pilihan praktis karena juga membawa protein dan zinc. Sumber nabati seperti tahu, tempe, dan kacang tetap bisa menjadi variasi, tetapi perlu dikombinasikan dengan menu lain.

Hati tinggi zat besi dan vitamin A, jadi sebaiknya dipakai sebagai variasi, bukan satu-satunya lauk setiap hari.

  • Hati ayam atau hati sapi: tinggi zat besi, pakai sebagai variasi.
  • Daging sapi: protein, zinc, dan zat besi.
  • Ikan: protein dan beberapa mineral.
  • Tahu, tempe, kacang: variasi protein nabati.

Cara cek di IbuMPASI

Masukkan bahan dan gramnya, lalu buka kelompok mineral di Tabel AKG MPASI per Porsi. Di sana zat besi tampil bersama target dan rasio.

Jika zat besi masih rendah, kalkulator bisa membantu memberi saran bahan tambahan yang lebih cocok dengan kekurangan menu.

Lanjut baca

Halaman yang nyambung dengan topik ini

Referensi

  1. WHO Guideline for complementary feeding of infants and young children 6-23 months of age. World Health Organization, 2023: rujukan umum prinsip MPASI, variasi makanan, keamanan, dan feeding responsif.
  2. UNICEF: Feeding your baby 6-12 months. UNICEF Parenting: ringkasan praktis tentang frekuensi makan, tekstur, dan tanda lapar atau kenyang bayi.
  3. Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 28 Tahun 2019 tentang Angka Kecukupan Gizi. Kementerian Kesehatan RI, 2019: acuan AKG yang dipakai sebagai dasar target harian di IbuMPASI.
  4. Buku Saku Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA). Kementerian Kesehatan RI: rujukan praktis konseling PMBA untuk tenaga kesehatan dan kader.
  5. Tabel Komposisi Pangan Indonesia. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia: rujukan komposisi pangan lokal untuk beberapa bahan MPASI.
  6. USDA FoodData Central. U.S. Department of Agriculture, Agricultural Research Service: rujukan komposisi pangan per bahan.

Hitung otomatis

Cek bahan dan gram MPASI di kalkulator

Setelah membaca panduan, masukkan bahan yang ada di rumah. IbuMPASI akan membantu menghitung estimasi target per porsi secara gratis dan otomatis.

Komentar Artikel

Masukan dari orang tua

Tulis saran seperti: "Tolong tambahin bahan X dong, anakku doyan banget X."

Daftar komentar

Komentar sedang dimuat.